Copyright 2017 - Custom text here

Visi program studi

Menjadi Bagian/Departemen Dermatologi dan Venereologi (DV) terkemuka di Asia Tenggara yang berbasis Pendidikan, Penelitian dan Pelayanan di bidang Dermatologi dan Venereologi  pada tahun 2025.

Misi program studi

Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pelayanan yang  berbasis kompetensi secara berkesinambungan menghasilkan dokter spesialis Dermatologi dan Venereologi yang :

1.   Menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) dengan penuh rasa tanggung jawab.

2.   Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan masalah kesehatan di bidang DV baik sendiri maupun bekerjasama dengan pihak lain secara Nasional dan Internasional menggunakan sarana yang tersedia dan mengusahakan pencapaian hasil seoptimal mungkin.

3.   Mampu mengembangkan penelitian dengan menerapkan teknologi dasar dan bermutu terutama dalam bidang Kosmetologi, Alergo-imunologi serta Tumor dan Bedah kulit yang dapat dikenali dan diaplikasikan dalam pengembangan ilmu di tingkat Nasional dan Internasional.

4.   Mampu mengembangkan dan mengamalkan ilmunya untuk umat manusia pada umumnya, masyarakat Indonesia pada khususnya.

Tujuan program studi

1.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kemampuan akademik dan profesional, berjiwa Pancasila dan berwawasan global dan mampu bersaing dalam tingkat Nasional maupun Internasional.

2.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kompetensi dalam bidang DV berdasarkan teknologi dasar dan terapan yang bermutu.

3.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kemampuan kerjasama dalam tim dengan keahlian lainnya dalam pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

4.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  berperilaku profesional dalam melaksanakan tugas, pengembangan diri, beretika, komunikatif, dapat bekerjasama, bermoral dan medikolegal.

5.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  memiliki keterampilan umum dan kepekaan terhadap masalah di Bidang DV yang dihadapi masyarakat berdasarkan pengetahuan biomedik dasar dan klinik.

6.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  memiliki keterampilan khusus untuk menangani kasus di Bidang DV yang memerlukan tindakan khusus.

7.   Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  mampu paripurna mengelola masalah kesehatan terutama dalam bidang Dermatologi dan Venereologi.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Visi misi di atas akan dicapai secara bertahap dalam waktu 10 tahun dengan merancang strategi pencapaian yang disesuaikan dengan kemampuan sumber daya manusia, sumber daya finansial, dan periodisasi waktu yang logis.

 

Dari tujuan dijabarkan masing-masing strategi pencapaiannya sehingga visi dan  misi Departemen DV FK UNSRI menjadi sebuah kenyataan.

 

Tujuan 1: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kemampuan akademik dan profesional, berjiwa Pancasila dan berwawasan global dan mampu bersaing dalam tingkat Nasional maupun Internasional.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV)yang menjunjung tinggi etik, hukum kedokteran dan profesionalisme dalam praktik Dermatologi dan Venereologi.

Strategi Pencapaian:

1.   Mampu memegang teguh dan bertindak sesuai Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI), Undang-Undang Praktik KedokteranNo. 29/2004 dan Permenkes RI No. 512/2007 dan UUD DIKDOK No. 20/2013.

2.   Mampu berpraktik dengan senantiasa mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien (patient safety).

3.   Mampu menetapkan faktor sosial-budaya ekonomi-lingkungan dan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kesehatan Dermatologi dan Venereologi individu, keluarga dan masyarakat.

4.   Mampu memfasilitasi dan menerapkan kebijakan kesehatan pemerintah.

5.   Mampu melakukan tindakan dengan mempertimbangkan budaya, sosial ekonomi, usia, sera senantiasa mendahulukan kepentingan dan keselamatan pasien.

6.   Mampu bersikap professional dalam praktik sesuai dengan kompetensi dr. Sp.DV, bertindak jujur, penuh tanggung jawab, sesuai kewenangan, menunjukkan integritas, altruism (tidak egois), etis, menggunakan hukum kedokteran, dan belajar sepanjang hayat.

7.   Mampu melakukan tutorial,praktek kerja layanan pasien dan layanan masyarakat.

 

Tujuan 2: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kompetensi dalam bidang DV berdasarkan teknologi dasar dan terapan yang bermutu.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu melakukan praktik Spesialistik DV, bertanggung jawab atas keharusan belajar sepanjang hayat dan memelihara kemampuan profesi.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu berperan dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional.

2.     Mampu menyadari kemampuan dan keterbatasan diri dalam praktik Spesialis DV.

3.     Mampu mengenali dan mengatasi masalah emosi, personal, dan masalah lain yang mempengaruhi kesehatan, kesejahteraan, dan kemampuan profesi.

4.     Mampu mengembangkan DV melalui kegiatan riset dan pembelajaran sepanjang hayat.

5.     Mampu berperan aktif dalam program pendidikan berkelanjutan dan pelatihan DV.

6.     Mampu melakukan praktek kerja layanan pasien, tutorial/sistem rujukan sistem nasional serta penelitian dan P2KB.

 

Tujuan 3: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang memiliki kemampuan kerjasama dalam tim dengan keahlian lainnya dalam  pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu berkomunikasi efektif baik berkomunikasi efektif baik verbal maupun non-verbal, mendengar aktif, serta menciptakan kerjasama yang baik antara dokter-pasien, keluarga, komunitas, teman sejawat, dan tenaga profesional lain yang terlibat.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu berkomunikasi efektif (disertai empati).

2.     Mampu mendengar aktif.

3.     Mampu menghargai pasien sebagai manusia seutuhnya.

4.     Mampu memberi informasi secara efektif kepada pasien, keluarga, masyarakat, dan anggota tim kesehatan.

5.     Mampu menggunakan bahasa verbal secara efektif.

6.     Mampu menggunakan bahasa tertulis secara efektif.

7.     Mampu menggunakan teknologi komputer secara efektif.

8.     Mampu melakukan praktek kerja layanan pasien dan pengabdian masyarakat.

9.     Mampu melakukan penulisan ilmiah, publikasi ilmiah, dan penyuluhan awam.

 

Tujuan 4: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  berperilaku profesional dalam melaksanakan tugas, pengembangan diri, beretika, komunikatif, dapat bekerjasama, bermoral dan medikolegal.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu mengakses, menilai dan menyebarkan informasi kesehatan Dermatologi dan Venereologi.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan informasi kesehatan dalam praktik Dermatologi dan Venereologi juga dunia kedokteran secara luas.

2.     Mampu menilai informasi yang sesuai dengan kompetensi berbasis bukti.

3.     Mampu melakukan hubungan berbasis teknologi informasi elektronik dengan berbagai sumber ilmu pengetahuan untuk pengembangan pelayanan kesehatan Dermatologi dan Venereologi.

4.     Mampu membaca dan menganalisa jurnal ilmiah termutakhir.

5.     Mampu melakukan penelitian yang mengikuti kaidah penelitian yang baik menurut kode etik kedokteran.

 

Tujuan 5: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  memiliki keterampilan umum dan kepekaan terhadap masalah kelainan di Bidang DV yang dihadapi masyarakat berdasarkan pengetahuan biomedik dasar dan klinik.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu mengakses, menilai kesahihan dan kemampuan-terapan, mengolah informasi, menjelaskan dan menyelesaikan masalah kesehatan DV secara sistematis dan mengambil keputusan dalam kaitannya dengan pelayanan kesehatan spesialistik.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu mencari, mengumpulkan, menyusun dan menganalisis informasi kesehatan dermatologi dan venereologi dari berbagai sumber.

2.     Mampu mencari informasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang spesifik berkaitan dengan masalah kesehatan Dermatologi dan Venereologi, meliputi: epidemiologi klinik, Evidence Based Medicine (EBM), farmakologi klinik, biologi molekuler, mikrobiologi klinik, parasitologi klinik, dan hukum kedokteran.

3.     Mampu melakukan kajian hasil penelitian masalah Dermatologi dan Venereologi.

4.     Mampu melakukan kajian hukum kedokteran terhadap ilmu pengetahuan, tindakan diagnostik atau pengobatan dalam menyelesaikan masalah DV.

5.     Mampu membaca dan menganalisa jurnal ilmiah temutakhir.

6.     Mampu melakukan penelitian yang mengikuti kaidah penelitian yang baik menurut kode etik kedokteran.

 

Tujuan 6: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  memiliki keterampilan khusus untuk menangani kasus di Bidang DV yang memerlukan tindakan  khusus.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu mencatat riwayat penyakit lengkap dan kontekstual, melakukan pemeriksaan DV komprehensif serta uji diagnostik, memahami pengelolaan pasien secara lege artis.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu mencatat hasil anamnesis sesuai kasus yang dihadapi meliputi keluhan utama (kuantitas-kualitas), menggali etio-patogenesis penyakit (awitan sakit, faktor yang mendasari, faktor yang mempengaruhi, faktor pencetus, sumber infeksi, cara penularan, faktor lingkungan, perjalanan penyakit dan pengaruh intervensi).

2.     Mampu mencatat pemeriksaan fisik umum dan khusus DV (lokasi dan deskripsi lesi) secara lege artis.

3.     Mampu mencatat hasil pemeriksaan prosedur uji diagnostik kulit.

4.     Mampu memahami indikasi, keterbatasan pemeriksaan, komplikasi pada pemeriksaan uji diagnostik serta mampu menjelaskan dan meminta persetujuan untuk tindakan (informed consent).

5.     Mampu menggunakan data rekam medis meliputi klinis, uji diagnostik kulit dan laboratorium serta informasi ilmiah untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah Dermatologi dan Venereologi secara sistematik.

6.     Mampu melakukan tindakan terapi, medis dan bedah kulit, laser, serta alat berbasis energi.

7.     Mampu mengatasi dan mengambil keputusan terapi, tindakan dan bedah kulit, serta penanganan kedaruratan medis kulit.

8.     Mampu melakukan praktek kerja dan layanan pasien dan pengabdian masyarakat.

 

Tujuan 7: Menghasilkan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang  mampu mengelola masalah kesehatan terutama dalam bidang Dermatologi dan Venereologi.

 

Sasaran: Tercapainya lulusan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi (SpDV) yang mampu menyelesaikan masalah Dermatologi dan Venereologi dengan menggunakan penelitian atau solusi (problem solving cycle) melakukan kajian kritis analitik terhadap hasil penelitian klinis dan mengimplementasikan dalam praktik Dermatologi dan Venereologi.

 

Strategi Pencapaian:

1.     Mampu menyelesaikan masalah DV dengan menggunakan penelitian atau solusi berbasis ilmu dasar dan klinik.

2.     Mampu menyelesaikan masalah DV dengan menggunakan evidence based medicine.

3.     Mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam menyelesaikan masalah kedokteran dengan mempertimbangkan value based medicine.

4.     Mampu melakukan praktik secara lege artis sesuai prosedur diagnostik dan terapeutik yang berlaku dibidang DV.

5.     Mampu menyadari fungsi manajer dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian masalah kesehatan Dermatologi dan Venereologi.

6.     Mampu menyadari dan melakukan prosedur dan tindakan DV berdasarkan cost effectiveness.

7.     Mampu melakukan penelitian dan memberikan tutorial.

8.     Mampu melakukan praktek kerja dan pelayanan atau pengabdian masyarakat.

 

f t g m